Pada saat pertama kali bertemu dengan orang yang baru dikenal selain mengucapkan salam sapaan tentunya kita harus memperkenalkan diri. Perkenalan diri dalam bahasa Jepang di sebut dengan jikoshoukai. Ungkapan jikoshoukai merupakan hal yang penting Perkenalan diri secara singkat biasanya cukup menyebutkan nama dan asal saja. Namun terkadang orang-orang sering menambahkan informasi tambahan berupa alamat, pekerjaan, kelas, umur, dll.
Struktur ungkapan perkenalan diri terdiri dari tiga bagian yakni salam pembuka (挨拶), penyampaian informasi mengenai diri sendiri (自分のこと), dan salam penutup (挨拶). Berikut adalah langkah-langkah untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang.
1. Mengucapkan Salam Pembuka (あいさつ)
Sebelum memperkenalkan diri, yang pertama harus kita ucap adalah salam pembuka. Salam pembuka yang biasanya diucapkan adalah はじめまして (Hajimemashite). Hajimemashite memiliki makna yang sama dengan "How do you do" dalam bahasa Inggris. Hajimemashite sering diartikan dengan "salam kenal" atau "perkenalkan".
2. Menyebutkan Informasi Diri
- Menyebutkan nama
Berikut adalah ungkapan yang digunakan untuk menyebutkan nama. Kata yang digarisbawahi bisa diubah dengan nama anda.
- Menyebutkan Asal
Berikut adalah ungkapan yang digunakan untuk menyebutkan asal. Kata yang digarisbawahi bisa diubah dengan daerah asal anda.
3. Salam Penutup dan Ojigi
Untuk menutup perkenalan diri biasanya mengucapkan よろしくおねがいします (yoroshiku onegaishimasu) yang memiliki makna "mohon bantuannya" atau "mohon bimbingannya".
Setelah mengucapkan salam penutup ada baiknya melakukan ojigi. Ojigi merupakan gerakan membungkuk yang bertujuan memberikan penghormatan kepada lawan bicara.
Untuk mempelajari ungkapan-ungkapan perkenalan diri lebih lanjut silakan simak video berikut.
Download PPT materi jikoshoukai di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar